Perlukah Negara Minta Maaf Kepada Soekarno ?

Perlukah Negara Minta Maaf Kepada Soekarno ?

102
0
SHARE
Perlukah Negara Minta Maaf Kepada Soekarno

Perlukah Negara Minta Maaf Kepada Soekarno ? – Ketua Fraksi PDIP MPR Ahmad Basarah meminta zona minta ampun ke Presiden mula-mula RI Sukarno. Tetapi cucu Sukarno, Puan Maharani, punya pendapat berbeda.

“Itu aku kira pendapat pribadi. Aku rasa (sudah tak perlu -red) sebab sudah dianugerahkan, apa, pahlawan nasional. (Tapi) memang belom semua halnya selesai yang bersangkutan dengan Bung Karno,” kata Puan di Istana zona, Jl Veteran, Jakarta Sumber Air dan Gizi, Senin (5per10per2015).

Menurut Puan masih ada duduk perkara yang mengganjal. Puan menyebut masih ada TAP MPR yang mengganjal bagi keluarga Sukarno.

“Permintaan maaf resmi dari zona aku rasa dengan menyelesaikan semua persoalan yang dianggap disaat ini masih mengganjal. Saya berharap bahwa itu bisa menyelesaikan semua perkara yang mengganjal khususnya buat keluarga & para pengikut Bung Karno yang pada saat ini masih bercita-cita supaya semua hal yang bersangkutan dengan BK itu clear,” kata Puan.

Puan berharap persoalan yang mengganjal itu bisa secepatnya diselesaikan. Terlebih lagi saat Bung Karno sudah Menjadi pahlawan nasional.

Beda dengan Puan, Rachmawati yang juga anak dari Bung Karno justru menganggap ini sebuah lelucon dari PDIP.

“Ya memang ini harusnya dari awal, ini harusnya minta ampun di pemerintahan Megawati yang mencabut kembali TAP MPRS XXXIII Tahun 1967 tertanggal 12 Maret 1967 yang Bung Karno dengan tuduhan telah mendukung G30S/PKI,” kata Rachmawati.

Rachmawati yang dikala ini menjabat selaku Waketum Gerindra menganggap usulan itu aneh. Alasan PDIP pun Menjadi tanda tanya.

“Justru aneh buat aku, kenapa baru ribut-ribut sekarang dan itu tidak masuk akal. Kenapa sekarang, kan aneh PDIP ini,” ucapnya.

Melalui Tap MPR No I Tahun 2003 mengenai Peninjauan Kembali Materi dan Status Hukum Tap MPRS/MPR semenjak Tahun 1960-2002, Tap MPRS No XXXIII Tahun 1967 dinyatakan telah kagak berlaku lagi. Presiden SBY pun telah menganugerahkan sebutan Pahlawan Nasional kepada Bung Karno.

Elite PDIP menendang informasi biar zona meminta ampun kepada Soekarno, kebetulan ada momentum hari pahlawan bulan depan. Permintaan PDIP itu didasari pertimbangan telah dicabutnya Tap MPRS XXXIII Tahun 1967. Tap MPRS itu memuat makna bahwa Soekarno mendukung G30S/PKI.

“Presiden Soekarno merupakan korban peristiwa G30SperPKI sebab efek dari peristiwa tersebut kekuasaan Presiden Soekarno dicabut melalui Tap MPRS XXXIII Tahun 1967 tertanggal 12 Maret 1967 dengan tuduhan bahwa Presiden Soekarno telah mendukung G30SperPKI,” kata Ketua F-PDIP MPR RI Ahmad Basarah dalam siaran pers MPR RI, Senin (5per10per2015).