Home BERITA PILIHAN Oknum Polisi Ini Menendang Ibu-ibu yang Diduga Mencuri di Mini Market. Videonya...

Oknum Polisi Ini Menendang Ibu-ibu yang Diduga Mencuri di Mini Market. Videonya Viral!

13
0
SHARE

Wildanjsaputra.com, Oknum Polisi Ini Menendang Ibu-ibu yang Diduga Mencuri di Mini Market. Videonya Viral! – Saat ini beredar di media sosial, video yang menunjukkan aksi kekerasan seorang oknum polisi kepada dua terduga pencuri di minimarket.

Di dalam video tersebut, oknum polisi yang diketahui berinisial Y tampak menendang terduga pencuri yang berjenis kelamin perempuan.

Tak hanya itu, Y juga memukul terduga pencuri menggunakan alas kaki yang dikenakannya. Video pendek berdurasi 30 detik itu sontak viral di jagad maya.

Pengacara Hotman Paris menanggapi kejadian seorang polisi yang menganiaya seorang ibu di sebuah minimarket.

Dilansir TribunWow.com, melalui akun Instagram @hotmanparisofficial yang ia unggah pada Jumat 13 Juli 2018.

Dalam video yang diunggah, tampak Hotman Paris berada di dalam mobil.

Ia mengaku sedang berada di Denpasar, Bali.

Hotman Paris mengucapakn terima kasih kepada kepolisian setempat yang sudah bertindak cepat dalam menangani seorang oknum polisi yang melakukan tindak kekerasan.

Ternyata pelakunya adalah seorang AKBP, itu sangat kelewatan,” ujar Hotman Paris.

Y dicopot Kapolri

Dilansir dari Tribunnews.com, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Mohamad Iqbal mengatakan, kejadian itu membuat Kapolri gusar.

Terkait dengan video pemukulan itu, Kapolri marah besar. Kapolri marah dan akan copot AKBP Y hari ini juga,” ujar Iqbal saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (13/7/2018).

Yusuf dicopot sesuai telegram ST/1786/VII/2018 yang ditandatangani Karo SDM Polda Babel Kombes Enjang Hasan Kurnia. Yusuf digantikan AKBP Stevanus.

Iqbal menerangkan, perilaku Y tidak mencerminkan jargon polri yang profesional, moderen, dan terpercaya.

Anggota Polri saat ini harus menghilangkan arogansi kekuasaan, dan menekan kekerasan eksesif,” kata Iqbal.

Kini, Y harus menjalani pemeriksaan oleh Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Tentunya setelah dicopot, akan ada mekanisme yang bersangkutan akan lalui di Propam,” ucap Iqbal.