Lenovo Alami Kerugian Terbesar

Lenovo Alami Kerugian Terbesar

23
0
SHARE

Jakarta – Lenovo mengalami kerugian terbesar per kuartalnya pada periode Juli-September. Kondisi ini dipengaruhi biaya akuisisi dan restrukturisasi demi memenuhi permintaan pasar smartphone dan PC global.

Produsen PC terbesar di dunia ini menyebutkan, perusahaannya membukukan kerugian bersih USD 714 juta untuk kuartal kedua fiskal, dibandingkan tahun lalu, Lenovo mencatat keuntungan bersih USD 262 juta.

Meski terbilang besar, kerugian ini lebih kecil jika dibandingkan perkiraan analis yang sebelumnya memprediksi kerugian bersih USD 787,8 juta, menurut Thomson Reuters SmartEstimates.

Reuters, Jumat (13/11/2015) melansir, perusahaan yang bermarkas di Beijing ini, di tahun lalu banyak membelanjakan uangnya untuk dua akuisisi bernilai miliaran dolar. Pertama, untuk meminang unit handset Motorola dari Google, dan yang kedua untuk membeli bisnis server low end IBM.

Sebelumnya, Lenovo pernah menyebutkan rencana restrukturisasi dan ‘bersih-bersih’ di kuartal kedua. Untuk merampingkan operasional, Lenovo berniat memangkas sekitar 3.200 pekerja non-manufacturing tahun ini.

Dalam pengajuannya ke bursa saham Hong Kong, Lenovo berharap langkah restrukturisasi ini bisa menghemat biaya hingga operasional tahunan sampai USD 1,35 miliar. 

(rns/yud)

Baca Artikel Tentang Bisnis Disini