Kenapa Cuma Peduli Teror di Paris, Facebook?

Kenapa Cuma Peduli Teror di Paris, Facebook?

70
0
SHARE

Jakarta – Facebook tanggap begitu Paris terkena serangan teroris sporadis. Pengguna bisa memajang gambar profil dengan latar belakang bendera Prancis dan mereka yang berada di Paris bisa mengabarkan kalau selamat dengan fitur Safety Check. Tapi karena dinilai hanya peduli teror di Paris, Facebook kena kritik dari netizen.

Soalnya belum lama ini juga terjadi serangan teroris di Beirut, Lebanon, yang tidak kalah mengerikan. Di mana sedikitnya 43 orang meninggal dan 239 luka karena serangan yang diduga didalangi ISIS. Tapi saat kejadian tragis di Beirut itu, Facebook tidak melakukan apa-apa.

“Hey Facebook, apakah kami juga bisa memajang warna Beirut di gambar profil?” tanya seorang komedian bernama Sanjay Manaktala di Twitter, seperti dikutip detikINET dari CBS, Minggu (15/11/2015).

“Mark Zuckerberg, saya tidak mengerti mengapa tidak ada fitur safety check untuk Beirut, Lebanon di Facebook. Tolong jelaskan,” tulis pengguna Twitter bernama Tina Badran Kfoury.

“Senang mengetahui kalau Facebook meluncurkan safety check, namun memikirkan fakta mengapa itu tidak digunakan di Beirut dan untuk krisis lain di luar Barat,” demikian tweet dari Greg Emerson, seorang wartawan senior.

Seperti diberitakan sebelumnya, Facebook telah mengaktifkan fitur Safety for Paris Terror Attacks. “Kami sudah mengaktifkan Safety Check. Jadi jika Anda berada di Paris, Anda dapat menandai diri aman atau memeriksa teman dan keluarga,” tulis CEO Facebook Mark Zuckerberg di akun Facebook-nya.

Penggunaan fitur ini berdasarkan lokasi pengguna. Jadi ketika pengguna terdeteksi berada di Paris, Facebook akan langsung meminta mereka menggunakan fitur tersebut. Jika pengguna menandai dirinya aman, maka teman-temannya yang ada di Facebook akan menerima pemberitahuan bahwa pengguna tersebut selamat.

(fyk/fyk)

Baca Artikel Tentang Teknologi Disini