Gempa 5.6 SR Guncang Garut Apakah Berpotensi Tsunami ?

Gempa 5.6 SR Guncang Garut Apakah Berpotensi Tsunami ?

85
0
SHARE
Gempa 5.6 SR Guncang Garut Apakah Berpotensi Tsunami

Gempa 5.6 SR Guncang Garut Apakah Berpotensi Tsunami ? – Gempa kembali mengguncang daerah Garut, bagian Barat Daya, Jawa Barat. Gempa Garut ini terjadi pada hari Sabtu, 5 September 2015. Tepatnya gempa terjadi ketika jarum jam menunjukkan pukul 03.08 WIB.

Pada jam tengah malam, umumnya masyarakat masih tengah tertidur. Merasa panic karena merasakan getaran benda seperti lemari dan pintu.

Salah seorang warga Kecamatan Karangpawitan, Garut, Jawa Barat mengaku mendengar suara lemari dan pintu yang tergoyang akibat getaran. Tak lama kemudian dia terbangun dengan anaknya.

Warga mengaku merasakan getarab sekitar empat hingga lima detik saja. Walaupun tak lama, namun membuat jantung berdebar. Warga waspada jika akan  sewaktu-waktu terjadi gempa susulan ataupun tsunami.

Gempa dengan kekuatan 5,6 SR ini sempat membuat warga panic. Informasi yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan bahwa pusat gempa berlokasi di 8,23 Lintang Selatan – 107,31 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 KM.

Berita Terkini Warga Terbangun Tengah Malam, Gempa 5.6 SR Guncang Garut – Tak Berpotensi Tsunami !!!,,

Sedangkan dilihat dari arah yang berbeda yaitu dari Cianjur sebelah Barat Daya dengan jarak 109 KM, Jawa Barat. Gempa Bumi ini dinyatakan tidak berpotensi terjadinya tsunami.

Gempa yang membuat warga berhamburan keluar rumah ini, tidak menelan korban. Hingga saat ini tidak ada informasi terkait laporan korban gempa.

Warga Bandung Jawa Barat juga merasakan getaran gempa. Dilansir dari kicauan twitter akun salah satu warga Bandung. Mereka mengaku merasakan getaran gema di tengah malam.

Misalnya dari akun @mutiafatia “kasurku bergetar, ku pikir horror ternyata gema. Dan lebih horror,”

Salah satu pengguna twitter merasa ngeri adanya gempa. Rasa paniknya dikeluarkan di media social twitter. Dari akun yang berbeda @Aditz92 “Gempa ini ngeri banget loh. Ngeliat update BMKG, 60 mnt sebelumnta di Manokwari, 20 menit sebelumnya di Pacitan. Barusan di Bandung,”