Home TECH Gara-gara Periscope, Orang Indonesia Dikomplain Taylor Swift

Gara-gara Periscope, Orang Indonesia Dikomplain Taylor Swift

82
0
SHARE
Gara-gara Periscope, Orang Indonesia Dikomplain Taylor Swift

Jakarta – Sebagai media sosial yang tengah diganderungi oleh sebagian pengguna smartphone di berbagai belahan dunia, Periscope banyak dipakai untuk berbagai keperluan. Pun demikian, Anda harus berhati-hati. Karena penggunaan Periscope tidak pada tempatnya bisa berakibat fatal.

Ya, setidaknya inilah pelajaran yang bisa dipetik dari pengalaman Ario Pratomo, seorang warga negara Indonesia yang kedapatan tengah asyik live broadcast ketika konser 1989 World Tour Taylor Swift yang berlangsung pada 22 Agustus 2015 lalu di Los Angeles, California, AS.

Berada di tengah-tengah konser musisi favorit memang menyenangkan. Saking antusiasnya, Ario lantas menyiarkan semua kegiatannya, mulai dari awal masuk konser hingga pertunjukkan berlangsung.

Tak pelak, siarannya pun mendapat tanggapan yang positif dari pengguna dengan total like mencapai 7.000 like. Namun, di balik itu Ario tak menyadari bahwa perbuatannya itu menyalahi undang-undang hak cipta.

Melalui email, pihak Twitter menegur perbuatan Ario dan menyuruh agar segera menghapus siaran Periscope-nya. Menurut Twitter, sang pemilik layanan Periscope, pihaknya mendapat komplain dari sejumlah pihak termasuk manajemen Taylor Swift terkait pelanggaran hak cipta.

“Kalau ditanya perasannya, ya panik. Khawatir akan kemungkinan terburuknya. Bisa saja blok permanen dari akun Periscope, Twitter, denda, deportasi, atau bahkan penjara,” papar Ario kepada detikINET lewat email, Rabu (26/8/2015).

Tak ingin perbuatannya berujung fatal, ia pun segera membalas email Twitter dan mengakui kesalahan yang ia lakukan. Atas perbuatannya itu akun Periscope Ario pun sempat ditangguhkan untuk sementara waktu.

“Intinya adalah kita bisa sama-sama mempelajari dari apa yang saya alami. Bahwa ada etika dalam telebroadcasting, entah itu Periscope, Meerkat, atau Snapchat. Jangan sampai itu malah melanggar etika hak cipta,” pungkasnya.

Atas permintaan maafnya itu kini akun Periscope Ario sudah kembali dibuka.
(rou/rou)

Baca Artikel Tentang Teknologi Disini