Home BERITA PILIHAN Blood Moon 28 Juli 2018 – Fenomena Menakjubkan di Langit Sehari Sebelum...

Blood Moon 28 Juli 2018 – Fenomena Menakjubkan di Langit Sehari Sebelum Gerhana Bulan Total

59
0
SHARE

wildanjsaputra.com, Blood Moon 28 Juli 2018 – Fenomena Menakjubkan di Langit Sehari Sebelum Gerhana Bulan Total – Gerhana bulan total atau bulan darah (Blood Moon) akan segera menyambangi Indonesia pada 27 Juli 2018 malam atau 28 Juli 2018 dini hari.

Blood Moon atau Gerhana bulan total kali ini merupakan fenomena istimewa yang terjadi kedua kalinya setelah fenomena super blue blood moon pada Januari 2018.

Super Blue Blood Moon memang sangat istimewa dan memukau banyak orang dari banyak belahan dunia.

Peristiwa spesial itu juga menghebohkan banyak penikmat astronomi Indonesia.

Apalagi di Indonesia yang mayoritasnya adalah Muslim. Gerhana bulan total masuk sebagai momen istimewa sebagaimana diajarkan Nabi Muhammad SAW yang meminta umatNya agar menjalankan Shalat Gerhana.

BACA JUGA : Blood Moon 27 Juli 2018, Inilah 6 Mitos Tentang Gerhana Bulan yang Ada di Berbagai Negara

Sebelum gerhana bulan total atau Blood Moon pada 28 Juli 2018, ternyata akan terjadi peristiwa langit menakjubkan lainnya sehari sebelumnya, yakni tanggal 27 Juli 2018.

Dikutip dari scienceinfo.news, planet Mars akan menjadi bintang paling cemerlang di langit. Ini karena akan memiliki diameter yang jelas sebesar Bulan Purnama.

Peristiwa ini hanya terjadi setiap 35.000 tahun sekali. Kejadian ini akan memungkinkan untuk diamati dengan mata telanjang.

Artinya, pada fenomena kosmik ini akan memungkinkan para penghuni Bumi menyaksikan dua bulan. Satu bulan sebagai satelit bumi, satunya lagi planet Mars yang berukuran seperti bulan malam itu.

Ini adalah pertama kalinya umat manusia akan mampu mengamati fenomena luar biasa ini. Kedekatan planet Mars yang terakhir dengan magnitudo seperti ini terjadi sekitar 34.978 tahun silam.

Fenomena kosmik unik yang disebut “dua bulan” ini terkait dengan kedekatan planet Mars dengan Bumi.

BACA JUGA : Lowongan Kerja BUMN – 3 Perusahaan Cari Karyawan Mulai Lulusan SMA

Saat ini jarak planet Mars lebih dekat ke Bumi yang membuat manusia bisa mengamati bintang oranye di malam hari dengan melihat ke arah Selatan.

Fenomena ini cukup umum dan muncul setiap 15 tahun. Tapi apa yang tetap lebih langka adalah konjungsi dari fenomena lain yang memiliki efek sangat memperkuat kedekatan Mars ke bumi.

Akibatnya, pada tanggal 27 Juli nanti, planet Mars akan muncul di langit sebesar bulan purnama. Sebelum gerhana bulan super blood moon, apa kamu akan mengamati langit malam pada tanggal 27 Juli nanti?

Karena tidak ada manusia yang hidup hari ini akan dapat melihat fenomena luar biasa ini untuk kedua kalinya. Hal tersebut terjadi karena ada fenomena oposisi Mars yang terjadi di waktu yang berdekatan.

Jadi berdekatan mereka (fenomena gerhana bulan dan oposisi Mars). Jadi saat gerhana, yang merah ada dua,” kata peneliti LAPAN, Rhorom Priyatikanto, dikutip dari laman lapan.go.id.

Bulannya tampak merah, Mars juga ada tampak terang kecil tapi jelas sekali warnanya merah,” imbuhnya.