Ambisi Tinggi Duet Cisco & Ericsson

Ambisi Tinggi Duet Cisco & Ericsson

45
0
SHARE

Jakarta – Raksasa teknologi Cisco dan Ericsson memutuskan berduet menawarkan berbagai produknya. Target pendapatan tambahan USD 1 miliar untuk masing-masing perusahaan pada tahun 2018 sebagai hasil kolaborasi ini disebut hanya sebagai awal saja.

Baik eksekutif Ericsson maupun Cisco menyatakan ambisi yang lebih tinggi. “Kami memiliki ambisi yang jauh lebih tinggi,” ucap CEO Ericsson, Hans Vestberg. “Jika kami melakukan ini dengan benar, akan ada peluang yang lain,”

Dalam kolaborasinya, kedua perusahaan akan menjual produk bersama-sama dan mengembangkan berbagai layanan. Tahap pertama kemitraan Ericsson dan Cisco terutama fokus menyediakan peralatan dan layanan untuk operator telekomunikasi dengan tujuan agar upgrade dari network existing ke cloud.

Kemudian di tahap kedua, Cisco dan Ericsson akan fokus menjual produk dan solusi untuk enterprise. Sedangkan tahap ketiga akan berekspansi ke network connected devices seperti untuk mobil, industri, retail dan pertanian.

Chairman Cisco, John Chambers, menyatakan kalau tambahan pendapatan USD 1 miliar yang diproyeksikan memang hanya akan menambah 2% revenue Cisco dan 3% bagi Ericsson. Tapi karena pengeluaran sedikit, maka rasio profitnya tinggi.

“Jika kami melakukannya dengan benar, kompetitor kami tidak akan bisa mengejar,” pungkas Vestberg seperti yang detikINET kutip dari Reuters, Kamis (12/11/2015).

Kedua perusahaan akan berduet menawarkan solusi routing, data center, networking, cloud, mobility, dan sebagainya. Negosiasi kerja sama Ericsson dan Cisco ini kabarnya memakan waktu sampai 13 bulan sebelum tercapai kata sepakat.

Ericsson, dengan jumlah pegawai sekitar 116 ribu, tahun lalu melaporkan pendapatan USD 26,3 miliar. Sedangkan Cisco yang berasal dari Amerika Serikat, memiliki 70 ribu karyawan dan tahun lalu meraup pendapatan USD 49,2 miliar.

(fyk/rou)

Baca Artikel Tentang Bisnis Disini